Anderson Hadaya Tan- Pelatih Sukses Quantum Public Speaking ( QPS Profesional, MAP, BEST, QPS for Teenager, instruktur Happiness Meditation program

»

#4 of 5 | prev product Prev - Next next product
printer email

product arrow ‘Doa Kesuksesan ‘ atau ‘Jampi Kehancuran’ ?


Seorang wanita muda sedikit berlari bergegas memasuki gedung kantor tempat ia bekerja,. Di depan tangga ia bertemu dengan temannya. Temannya berkata’hai hari ini kamu tampak pucat sekali, kamu sakit ya?’ wanita muda itu menjawab tidak. Sesampai di ruangan kerjanya, ia dipanggil managernya. Managernya berkata ‘hari ini kamu tampak letih dan lesu’,kamu sedang sakit ? wanita tersebut mulai merasakan badannya’, lalu dengan sedikit ragu menjawab ‘tidak pak’. Istirahat makan siang, wanita tersebut bertemu dengan beberapa teman lainnya. Mereka mulai berkata’hai kok hari ini makannya sedikit, kamu lagi sakit ya? Udah istirahat saja. Tidak sampai sore hari, wanita muda tersebut minta izin pulang lebih awal karena ‘merasa sakit’.

Sebagai manusia normal, kita setiap hari melakukan aktivitas berbicara dan mendengarkan orang lain berbicara. Sejak dari bangun tidur sudah ratusan kata-kata yang terucap, lalu berangkat ke kantor menemui partner kerja dan sebagainya, hingga kembali ke rumah, berapa ribu kata-kata yang terucap dan didengar oleh kita.

Melalui pendengaran dan penglihatan, setiap hari anda merekam begitu banyak kata-kata, baik yang positif maupun sebaliknya. Dari pengalaman saya sehari-hari, begitu banyak informasi negatif yang dengan mudahnya saya temui di mana-mana. Di pesan pembuka messenger, seorang teman menulis sedang BT, yang lain menulis ‘kayaknya mau sakit’, lainnya menulis ‘senin yang membosankan dan melelahkan, lainnya menulis’benci sekali sama dengan dia’. Berita-berita kecelakaan, perkosaan, perampokan, pembunuhan selalu menjadi Headline di televisi, surat kabar, radio maupun internet. Channel televisi berlomba menyajikan sinetron dan film penyiksaan, kekerasan, gaya hidup penuh pemborosan dan lainnya. Tentu di sisi lain, saya juga mendengar orang-orang, media yang menyuarakan hal-hal positif. Tetapi porsinya jauh lebih sedikit. Masyarakat cenderung menyukai berita kejadian yang ‘mengerikan’.

Bayangkan apa yang akan terjadi, bila suatu tempat dijadikan tempat pembuangan sampah secara terus menerus setiap hari ? Tentu tempat itu baunya tak enak, menjadi sarang penyakit, tidak nyaman menjadi tempat tinggal. Begitu juga apa jadinya kalau pikiran kita dipenuhi dengan ‘sampah-sampah’ informasi yang menggunung sepanjang hidup. Pikiran kita akan tercemar. Jika hal ini dibiarkan, akan terbentuk mental yang negatif, pesimis, tak punya arah dan masa depan. Ini baru dari apa yang anda dengar, belum dari ucapan yang keluar dari mulut sendiri.

Setiap hari tanpa sadar, mungkin anda pernah berpikir lalu mengucapkan kata-kata seperti ini : saya bosan, saya sedang tidak fit, saya benci sekali sama keadaan ini, saya merasa malas, saya merasa tak ada yang memperhatikan , saya bodoh, saya sedih, saya tak berbakat, saya kecewa dan sebagainya.

Anda pasti tak mentolerir  praktek dukun-dukun jahat dengan segala jampi-jampi yang konon katanya bisa mencelakakan orang lain. Tetapi sebenarnya kata-kata buruk yang anda ucapkan setiap hari tanpa sadar, jauh lebih dahsyat dan buruk akibatnya. Jampi dukun jahat mungkin bisa membuat anda sakit fisik, tetapi jampi dari kata-kata anda bisa membuat anda kehilangan jati diri yang sesungguhnya.

Pikiran adalah Pelopor, pikiran adalah pembentuk, anda adalah produk dari pikiran. Kalimat bijak ini bisa menjadi rambu dalam menjaga diri anda. Ketika mulai akan berkata-kata dengan kalimat yang negatif, sadari itu berbahaya. Ubah itu semua. Saya percaya anda setiap hari berdoa dengan pengharapan-pengharapan yang positif sesuai dengan keyakinan masing-masing. Tapi coba anda pikirkan, berapa waktu yang anda berikan untuk melakukan hal itu dibanding dengan informasi yang anda terima ? sangat sedikit bukan ? . Saya yakin kekuatan doa yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membuat banyak keajaiban / muzizat. Jika anda setiap hari bisa mengendalikan diri melalui ucapan, pikiran dengan memilih kata-kata yang positif yant tepat,  sungguh akan menjadi ‘doa-doa’ kesuksesan bagi hidup anda. Pilihan ada di tangan anda, mau memilih ‘doa-doa kesuksesan’ atau jampi-jampi kehancuran. Untuk menghentikan sebuah kebiasaan lama, caranya adalah dengan melakukan sebuah kebiasaan baru yang berlawanan. Semoga tulisan ini bisa menginspirasi dan memberikan manfaat untuk kita semua.

Salam dari hati, Tan

Login
Testimonial
Tika
Testimoni PPS


Starlyn

Yan-yan
Cara penyampaiannya sangat baik,mengulas materi cukup komplit,sehingga menambah kemampuan kita dalam hal berkomunikasi di depan public & dapat menggali potensi dalam diri yang selama ini tidak tam... detail

Hj. Rosmawati
Kesannya sangat baik,karena kita di bina secara secara kekeluargaan tanpa ada perasaan takut,Pak Tan dan Bu Wina sangat ramah sehingga memberikan kesan persahabatan shingga materi dapat di ikuti tanpa... detail

Aldo Sidabutar
Pelatihannya sangat mengasah mind set saya bahwa Public Speaking bukan hal yang perlu di takuti,dan ternyata sangat menyenangkan dan merupakan pengantar pengeluaran sisi terbaik dari diri saya sehingg... detail

» lihat testimonial
» isi testimonial
News
6 Januari 2018
Pelatihan Quantum Public Speaking PROFESIONAL
Jadwal Pelatihan QPS PROFESIONAL 20 - 21 Januari 2018 detail

» index berita
Others
Others
Others
Others
New Page 1

SITUS REKANAN
happyquantum

Others